Tahun 2024 IHSG Diprediksi Tembus 8.000, Cek Saham yang Perlu Dilirik Dari Sekarang

Angka Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi sanggup melaju tinggi pada tahun 2024. Agar dapat cuan secara maksimal, analis rekomendasi para pemodal mulai memperhatikan beberapa orang saham berikut.

IHSG pada perdagangan Kamis 14 Desember 2023 ditutup pada level 7.176,02 naik 100,68 poin atau 1,42% dibandingkan sehari sebelumnya. IHSG sepanjang tahun 2023 ini cenderung bergerak sideways, dengan pergerakan di area bawah 7.000.

Untuk tahun 2024, sekuritas asing menyematkan pandangan optimisme terhadap pangsa saham Indonesia. Bahkan, sekuritas asing memprediksi IHSG tahun 2024 bisa saja menyentuh level 8.000. 

Teranyar, JP Morgan menyematkan peringkat overweight terhadap lingkungan ekonomi Indonesia. JP Morgan juga memproyeksikan indeks MSCI Indonesia mampu bertambah 6% 2024.  

JP Morgan memprediksi indeks MSCI Indonesia bisa jadi berada pada level 7.800 dengan forward Price Earning (P/E) pada level 12,6 kali pada akhir 2024 serta Earning Untuk Share (EPS) yang digunakan bertambah 8%.  

Perusahaan jasa keuangan dengan syarat Amerika Serikat (AS) ini menilai Indonesia merupakan salah satu negara yang mana akan mendapatkan keuntungan secara bukan segera dari perkembangan Pendapatan Domestik Bruto China.  

Maybank Sekuritas juga memasang target yang dimaksud optimistis pada pangsa saham Indonesia. Hal ini didukung beberapa faktor makro pada negeri yang mana kondusif. 

Pertama, peningkatan Pendapatan Domestik Bruto yang digunakan akan kuat. Kedua, pemuaian yang tersebut bisa saja jaga dengan baik. Terakhir belanja pemerintah yang berlebih akan menggerakkan aktivitas sektor ekonomi pada kuartal III-2023 hingga kuartal I-2024. 

Head of Research Maybank Sekuritas Jeffrosenberg Chen Lim menyarankan terhadap penanam modal untuk berhati-hati pada semester I-2024 akibat lingkungan ekonomi berpotensi bearish akibat momok perlambatan sektor ekonomi global. 

Untuk paruh pertama tahun depan, Maybank Sekuritas mengamati MYOR dan HMSP bisa menjadi pilihan. Jika bank sentral menunjukkan sikap dovish, BSDE, CTRA, PWON dan SMRA juga bisa saja dilirik.

“Pada semester II-2024, ada prospek permintaan logam akan mempengaruhi pemulihan dunia usaha China sehingga menggunakan MKDA dan INCO,” jelas ia di riset. 

 

Selain sentimen global, acara pemilihan umum (pemilu) juga akan mempengaruhi pergerakan IHSG. Jahatan lima tahunan ini memproduksi pemodal untuk menahan diri untuk berinvestasi. 

Direktur Utama Kiwoom Sekuritas Chang-kun Shin menilai perilaku penanam modal akan mengalami perubahan, selama kampanye penanam modal cenderung wait and see. Namun pasca pemilihan presiden bursa saham berpotensi berfluktuasi. 

“Tetapi selama sampai berlangsungnya kampanye pilpres akan menciptakan pemodal lebih tinggi wait and see karena mengawaitu presiden terpilih,” katanya terhadap Kontan, Rabu (13/12).

Shin juga memproyeksikan aliran modal asing tahun depan juga berpeluang besar akan dikarenakan secara historis selama pilpres asing akan mencatatkan inflow karena penguatan rupiah dan juga penurunan suku bunga.  

Terlebih lagi, sepanjang 2023 ini penanam modal asing masih mencatatkan net sell sebesar Rupiah 15,88 triliun per Selasa (12/12). Dengan begitu, Shin dana asing berpotensi melonjak tinggi tahun depan. 

Kiwoom Sekuritas Indonesia memproyeksikan IHSG akan berada di dalam level 7.700 pada akhir 2024 dengan empat sektor unggulan, yaitu keuangan, infrastruktur khususnya telekomunikasi, substansi baku serta properti. 

Head of Research Mirae Asset Sekuritas Robertus Hardy memperkirakan masih ada prospek peningkatan volatilitas IHSG di dalam sisa 2023 hingga semester I-2024, tetapi hanya sekali bersifat sementara. 

“Peningkatan volatilitas di tempat semester I-2024 tak akan berdampak terlalu lantaran IHSG masih akan ditopang sektor ritel, konsumer serta energi terbarukan,” jelasnya. 

Robertus menilai mendekati semester II-2024, ada peluang pelonggaran moneter oleh bank sentral sehingga akan berdampak positif bagi pangsa saham lalu obligasi negara sehingga IHSG sanggup melaju ke 8.100. 

“IHSG layak untuk mendapatkan penilaian yang digunakan lebih banyak tinggi dibandingkan indeks negara tetangga, termasuk India,” ucap dia. 

Tak sendirian, Maybank Sekuritas memproyeksikan IHSG sanggup tembus level 8.000. Dengan catatan, pemilihan umum berjalan lancar dan juga presiden yang dimaksud terpilih bisa jadi menjaga lingkungan yang mana kondusif bagi investor.

Semoga saja, pilpres lancar juga kondisi sosial urusan politik di area Indonesia stabil tahun 2024.