Sayang Anak Wajib, Namun Membawanya Dalam Tempat Duduk di tempat Mobil Begini Sangat Tidak Menguntungkan

Libur Natal kemudian Tahun Baru atau Libur Nataru telah mendekat, para orangtua, oom juga tante, kakek juga nenek yg siap bepergian pakai mobil pribadi akan memberikan perhatian maksimal untuk anak-anak.

Mulai bayi atau bawah lima tahun (balita), hingga yang tersebut berusia lebih tinggi muda. Kategorinya bisa jadi termasuk anak sendiri, keponakan, sampai cucu.

Dikutip dari NHTSA atau Badan Administrasi Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat juga berbagai sumber, bepergian bersatu bayi juga anak pada bawah usia remaja membutuhkan pemahaman keselamatan lebih besar dalam. Pasalnya, secara fisik dia berada di kondisi rentan, antara lain kepadatan tulang dan juga postur belum setara manusia dewasa.  

Dengan kata lain masih pada masa pertumbuhan sehingga tidak ada sekuat tubuh yang digunakan disebut dewasa ketika menerima energi tabrakan atau tumbukan.

Ilustrasi anak-anak bermain di dalam mobil. [Shutterstock]
Ilustrasi anak-anak bermain di dalam mobil. [Shutterstock]

Sehingga ketika diajak berkendaraan, merekan membutuhkan perhatian lebih banyak secara teknis. Utamanya dilindungi dari kondisi lalu situasi yang mana berpotensi membahayakan selama perjalanan. Antara lain mesti dihindarkan dari titik atau lokasi di mobil dengan dampak besar ketika terjadi kecelakaan.

Secara postur, usia pada bawah remaja belum dapat mendapatkan dukungan penuh dari seatbelt mobil yang mana dirancang untuk dewasa, sehingga merek membutuhkan booster agar tingginya setara penumpang dewasa serta dapat menggunakan sabuk pengaman itu.

Di Eropa, berdasarkan Undang-Undang Uni Eropa, setiap anak yang dimaksud diajak bepergian naik mobil pribadi atau sewa di tempat mana sekadar di lingkup Uni Eropa mesti didukung child restraint system. Yaitu didudukkan atau menempati jok atau kursi sesuai standar keselamatan.

Caranya mampu menggunakan baby car seat atau seat booster yang mana dihubungkan dengan seatbelt standar dari mobil yang tersebut digunakan.

Tidak sampai di area sini, sikap duduk bayi hingga anak belum remaja mesti diperhatikan. Yaitu bukanlah berada di dalam jok terdepan dalam samping pengemudi. Alih-alih dipangku, merekan mesti menempati baris kedua dari mobil. Tujuannya, bila terjadi kecelakaan tidak ada berpotensi terlempar ke dasbor.

Bahkan bagi bayi, selain menggunakan bassinet atau keranjang khusus yang dihubungkan dengan seatbelt, sikap di dalam baris kedua juga mesti membelakangi jok terdepan. Alasannya serupa, ketika terjadi tabrakan bukan terlempar ke kaca depan mobil.

Dikutip dari rilis resmi PT Suzuki Indomobil Sales, disebutkan bahwa ISOFIX atau sistem pengait dalam area duduk serta belakang jok mobil untuk child seat berada di tempat baris kedua. Kemudian, statistik kecelakaan juga menunjukkan bahwa anak-anak lebih besar aman bila ditempatkan di area baris kedua dibandingkan baris pertama di layout kabin mobil.

Dengan menempatkan anak-anak juga bayi dalam baris berada dalam atau baris kedua, maka ruang gerak mereka juga lebih besar luas. Hanya perlu dijaga agar tetap saja berada dekat dengan orang dewasa agar tetap memperlihatkan di jangkauan dan juga pantauan. Termasuk bila mereka hendak bermain-main dengan seatbelt atau berupaya melepasnya.

Dari uraian berbagai sumber tadi, mampu disimpulkan sebagai berikut tentang safety menghadirkan bayi juga anak bermobil:

  • Bayi membutuhkan tempat tidur khusus untuk bepergian pada mobil dan juga dudukannya pada baris kedua mobil mesti kuat dengan diikatkan ke jok mobil menggunakan fasilitas atau peranti ISOFIX.
  • Baik bayi maupun anak dalam bawah usia remaja ditempatkan di dalam baris kedua mobil dan juga menggunakan sabuk pengaman atau seatbelt. Atau dengan kata lin tempatnya tidak di tempat jok terdepan, apalagi bila dipangku.
  • Tersedia keranjang bayi atau baby bassinet, baby car seat, sampai seat booster untuk bayi kemudian anak, sehingga pemakaian seatbelt bisa jadi diterapkan secara optimal.
  • Bayi juga anak mesti berada di pantauan, bimbingan, dan juga arahan sehingga tidaklah bermain-main dengan peranti keselamatan di area mobil.