Digantikan HyperOS, Bagaimana Nasib MIUI 15?
Xiaomi dipastikan tak lagi menggunakan nama MIUI untuk operasi sistemnya, mengingat sekarang ini perusahaan selama China itu sudah pernah mengumumkan HyperOS. Hal ini memunculkan kesenangan sekaligus kegelisahan dari pengguna Xiaomi, khususnya bagi pemilik ponsel dengan MIUI 15.
Walau begitu, menurut Xiaomiui, perusahaan tiada benar-benar mengakhiri MIUI. Dikarenakan banyak pabrikan China yang digunakan menggunakan nama sistem operasi berakhiran OS, Xiaomi tampaknya memutuskan untuk mengubah namanya.
Beberapa produsen smartphone menggunakan nama berbeda untuk perangkat lunak bergantung pada wilayahnya. Misalnya, Vivo China yang menggunakan nama OriginOS di area China, sementara menggunakan sebutan FuntouchOS di area pangsa global. Namun, kedua antarmuka yang disebutkan berbasis Android.
Meskipun pada beberapa minggu terakhir sejumlah bocoran tentang MIUI 15, bocoran yang disebutkan seharusnya menjadi bagian dari HyperOS yang dimaksud sedang disiapkan.
![Ilustrasi sistem operasi Xiaomi, MIUI. [Shutterstock]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2019/01/14/34531-miui.jpg)
Faktanya, MIUI 15 hanya saja berganti nama pada China. Dalam server resmi MIUI, terlihat bahwa MIUI 15 build berbasis Android 14 sedang dikembangkan. Versi yang terlihat memang sebenarnya didasarkan pada Android 14, yang dimaksud mengonfirmasi bahwa klaim sistem oeprasi baru bukan akurat.
Awalnya, Xiaomi berencana menggunakan nama MIUI 15 dan juga server resmi MIUI sudah ada mengonfirmasi hal tersebut. Bagian “Big Version” menunjukkannya sebagai 15. Namun akibat alasan tertentu, perusahaan memutuskan untuk mengubah namanya.
Meski sebelumnya sudah beredar rumor penamaan MiOS, tetapi hal itu tiada akurat. Sebelumnya, nama Hyper kemudian Pengpai sudah pernah didaftarkan, sehingga tak heran jikalau antarmuka baru yang dimaksud akan diberi nama HyperOS.
Alasan pembaharuan tak terduga Xiaomi ini masih belum diketahui, tetapi kemungkinan ini merupakan upaya untuk meniru merek China lainnya dengan nama serupa.
Selain itu, masih ada beberapa baris kode yang tersebut terkait dengan MIUI 15. Xiaomi memang benar mempertimbangkan untuk menggunakan MIUI 15, tetapi memutuskan untuk tidak ada melakukanya. Namun, diharapkan tiada akan ada pembaharuan di area bursa global untuk pengguna MIUI 15.
Versi resmi MIUI 15 EEA yang dimaksud dikembangkan untuk Xiaomi 12T pun masih terdaftar. Sedangkan versi internal MIUI 15 terakhir adalah MIUI-V15.0.0.1.ULQEUXM. Oleh akibat itu, kemungkinan besar MIUI 15 sedang diuji untuk pengguna Xiaomi 12T dalam Eropa lalu kemungkinan tersedia untuk nama ini bagi pengguna lain pada bursa global.
Walau HyperOS belum dirilis secara merata, namun diharapkan tiada ada perbedaan yang tersebut signifikan antara HyperOS dengan MIUI 15, meskipun fitur-fitur tertentu akan masih eksklusif bagi pengguna HyperOS.